Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Catatan Warga

Berburu Hangat di Balik Asap Kuliner Malam

22
×

Berburu Hangat di Balik Asap Kuliner Malam

Share this article

Ketika senja mulai memudar dan lampu-lampu jalan mulai berpijar, wajah Cimahi berubah menjadi panggung kuliner yang menggoda. Di setiap trotoar, kepul asap sate yang harum dan aroma gurih martabak mulai berebut perhatian. Bagi kita warga Cimahi, malam hari bukan hanya soal beristirahat, tapi juga tentang merayakan cita rasa di pinggir jalan yang sederhana namun penuh kenangan.

kuliner malam di cimahi

Sisi Lain Keramaian Kota Berbeda dengan suasana pagi yang penuh semangat, kuliner malam di Cimahi menawarkan ritme yang lebih santai. Di sepanjang Jalan Gandawijaya hingga area Gatot Subroto, kita bisa melihat warga dari berbagai penjuru duduk santai di atas kursi plastik, menanti sepiring nasi goreng atau semangkuk bakso cuanki hangat. Ada kehangatan tersendiri saat kita harus sedikit “berdesakan” demi seporsi jajanan legendaris yang resepnya sudah turun-temurun.

ads
Example 300x600

Menariknya, aktivitas berburu kuliner malam ini seringkali menjadi penutup yang sempurna bagi mereka yang ingin menjaga keseimbangan hidup. Banyak warga yang setelah mencari nafas pagi dan energi positif di ruang terbuka hijau cimahi, menutup harinya dengan “self-reward” berupa jajanan favorit. Ini adalah siklus kehidupan kota yang seimbang—bergerak aktif di pagi hari dan menikmati ketenangan sambil makan enak di malam hari.

Kreativitas di Atas Gerobak Para pedagang kaki lima di Cimahi adalah seniman sejati. Di atas gerobak yang terbatas, mereka mampu meracik hidangan yang rasanya tak kalah dengan restoran bintang lima. Dari Seblak yang pedasnya menantang adrenalin hingga bandrek hangat yang memeluk raga di tengah dinginnya angin malam, semuanya adalah identitas yang menguatkan karakter Cimahi sebagai kota yang tak pernah tidur dalam keadaan lapar.

Kuliner malam bukan sekadar soal mengisi perut. Ini adalah ruang sosial di mana obrolan tentang pekerjaan, keluarga, hingga hobi mengalir begitu saja tanpa sekat. Di sini, kita diingatkan kembali bahwa kebahagiaan itu seringkali sederhana: cukup dengan makanan hangat, teman bicara yang pas, dan suasana kota yang akrab.

Penutup Hari yang Manis Sebelum pulang dan menutup pintu rumah, menyempatkan diri mampir ke lapak jahe merah atau sekadar membeli camilan untuk keluarga di rumah adalah cara kita mencintai kota ini. Cimahi mungkin tidak punya pusat perbelanjaan semegah kota besar lainnya, tapi ia punya ribuan titik rasa yang selalu rindu untuk dikunjungi kembali.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *