Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Jurnal KotaBeritaLingkungan

Transformasi Manajemen Limbah Rumah Tangga: Upaya Mewujudkan Sanitasi Lingkungan Berkelanjutan di Kota Cimahi

35
×

Transformasi Manajemen Limbah Rumah Tangga: Upaya Mewujudkan Sanitasi Lingkungan Berkelanjutan di Kota Cimahi

Share this article

Seiring dengan peningkatan densitas populasi di Kota Cimahi, volume limbah domestik atau limbah rumah tangga terus mengalami eskalasi yang signifikan. Tanpa sistem pengelolaan yang terintegrasi dan partisipatif, akumulasi limbah ini berpotensi menjadi polutan yang menurunkan kualitas lingkungan hidup serta mengancam kesehatan masyarakat. Transformasi paradigma dari “buang pada tempatnya” menjadi “kelola dari sumbernya” merupakan urgensi yang harus diadaptasi oleh setiap rumah tangga urban guna mendukung target zero waste di tingkat lokal.

Keseimbangan antara aktivitas manusia dan kebersihan lingkungan menjadi fondasi utama bagi terciptanya kota yang nyaman untuk ditinggali secara jangka panjang.

ads
Example 300x600
Manajemen Limbah Rumah Tangga

Strategi Pengelolaan Limbah di Tingkat Domestik

Efektivitas manajemen limbah perkotaan sangat bergantung pada inisiatif di level mikro. Beberapa langkah strategis yang dapat diterapkan meliputi:

  1. Segregasi Limbah Secara Rigit: Memisahkan limbah organik, anorganik, dan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) sejak dari dapur untuk memudahkan proses daur ulang.
  2. Reduksi Penggunaan Plastik Sekali Pakai: Mengadopsi gaya hidup minim sampah dengan menggunakan wadah pakai ulang dalam aktivitas konsumsi harian.
  3. Pengolahan Sampah Organik Mandiri: Pemanfaatan metode kompos atau lubang biopori di halaman rumah untuk mengubah sisa pangan menjadi nutrisi tanah.
  4. Ekonomi Sirkular melalui Bank Sampah: Menyalurkan limbah anorganik yang bernilai ekonomis ke unit bank sampah lokal untuk diproses kembali menjadi bahan baku industri.

Sinergi Kebersihan dan Kualitas Hidup

Lingkungan yang bebas dari timbulan sampah secara langsung akan meningkatkan kualitas estetika dan kesehatan lingkungan. Hal ini memiliki korelasi positif dengan kenyamanan psikis masyarakat saat beraktivitas di ruang publik, sebagaimana dijelaskan dalam analisis mengenai urgensi ruang terbuka hijau terhadap kesejahteraan psikologis masyarakat urban: studi kasus kota cimahi. Ruang terbuka hijau yang asri hanya dapat terjaga fungsinya jika didukung oleh masyarakat yang memiliki kesadaran tinggi dalam memanajemen limbah domestiknya.

Kolaborasi antara kebijakan pemerintah daerah dalam pengangkutan sampah dan partisipasi aktif warga dalam pemilahan sampah adalah kunci utama dalam menciptakan Cimahi yang bersih dan berkelanjutan.

Manajemen limbah domestik bukan sekadar tanggung jawab teknis pemerintah, melainkan manifestasi dari budaya hidup modern yang bertanggung jawab. Dengan pengelolaan yang tepat, limbah rumah tangga tidak lagi menjadi beban lingkungan, melainkan sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali. Untuk memahami lebih lanjut mengenai regulasi pengelolaan sampah nasional dan inovasi teknologi daur ulang di Indonesia, Anda dapat mengakses publikasi resmi dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 – KLHK sebagai referensi tepercaya.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *