Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Catatan Warga

Senyum dan Tawa di Balik Gaya Khas Warga Cimahi

10
×

Senyum dan Tawa di Balik Gaya Khas Warga Cimahi

Share this article

Setiap kota pasti punya karakternya sendiri, dan Cimahi? Ah, Cimahi itu unik. Kalau diperhatikan baik-baik, ada beberapa “ritual” atau kebiasaan khas warga kita yang kadang bikin geleng-geleng kepala, tapi lebih seringnya bikin kita tersenyum. Ini bukan soal berita besar atau kebijakan penting, tapi soal hal-hal kecil yang bikin kita bangga jadi bagian dari Cimahi.

Klakson Ramah dan Angkot Jago Selip

ads
Example 300x600

Pertama, soal klakson. Kalau di kota lain klakson itu seringnya tanda marah, di Cimahi klakson itu bisa jadi “halo”, “permisi”, “hati-hati”, atau bahkan “eh, itu teman saya di depan!” Terus terang saja, angkot hijau Cimahi itu adalah master dalam hal bermanuver. Di antara sempitnya jalan dan padatnya kendaraan, mereka punya ilmu selip-menyelip yang patut diacungi jempol. Jangan coba-coba meniru kalau tidak mau nyasar ke Leuwigajah atau Cibeber tanpa sengaja.

Para Penjaga Warung Serba Bisa

Lalu, ada para penjaga warung kelontong atau kios di gang-gang sempit. Mereka ini adalah living encyclopedia Cimahi. Dari tahu jadwal tukang gas, harga telur lagi naik atau turun, sampai gosip terbaru tetangga sebelah, semua ada di sana. Datang ke warung bukan cuma buat beli kopi, tapi juga buat dapat “update” kehidupan. Apalagi kalau sudah ngobrol sama Akang atau Teteh penjual nasi uduk langganan di pagi hari, rasanya semua masalah jadi sedikit lebih ringan.

Seniman Parkir dan Pelat Nomor Cantik

Satu lagi yang khas: “seniman parkir”. Di Cimahi, motor itu bisa parkir di mana saja, kadang di trotoar yang sempit, kadang sedikit menjorok ke jalan, tapi anehnya tidak ada yang terlalu ambil pusing. Kita semua sudah paham kode etik parkir dadakan. Dan jangan lupakan fenomena pelat nomor cantik yang berderet di parkiran kafe-kafe Cihanjuang atau Gatot Subroto. Seolah-olah pelat nomor itu adalah identitas kedua yang harus matching dengan outfit hari itu.

Tawa yang Tak Pernah Padam

Di balik semua keunikan itu, ada satu hal yang tak pernah hilang dari warga Cimahi: senyum dan tawa. Sekasar-kasarnya obrolan di warung kopi, atau sepedas-pedasnya gosip yang beredar, ujung-ujungnya selalu berakhir dengan tawa renyah. Kita ini masyarakat yang punya selera humor tinggi, bahkan untuk menertawakan diri sendiri.

Mungkin Cimahi bukan kota yang sempurna, tapi justru ketidaksempurnaannya itulah yang membuat kita mencintainya. Dari klakson angkot sampai obrolan di warung, semua adalah bagian dari mozaik kehidupan yang bikin kita bangga menyebut diri sebagai warga Cimahi.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *