Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Catatan Warga

Sisi Tenang Cimahi Saat Lampu Jalan Mulai Menyala

4
×

Sisi Tenang Cimahi Saat Lampu Jalan Mulai Menyala

Share this article

Ada suasana yang berbeda ketika jam menunjukkan pukul sembilan malam di Cimahi. Keramaian yang biasanya menyesakkan di sepanjang Jalan Raya Barat mulai mereda, menyisakan suara mesin kendaraan yang sesekali lewat dan pendar lampu jalan yang terpantul di aspal. Di waktu-waktu seperti inilah, Cimahi seolah melepas topeng kesibukannya dan menunjukkan wajahnya yang paling jujur: tenang dan sedikit melankolis.

Mencari Kedamaian di Sudut Kota

ads
Example 300x600

Menyusuri jalanan kota di malam hari memberikan perspektif yang berbeda. Jika di siang hari kita hanya fokus pada tujuan dan waktu, malam hari mengajak kita untuk lebih memperhatikan detail yang sering terlewat. Saya seringkali sengaja mengambil rute memutar, melewati kawasan-kawasan yang masih menyimpan aura masa lalu.

Kenangan tentang masa lalu itu memang masih terasa sangat kuat, terutama saat kita menelusuri jejak waktu di sepanjang trotoar Baros yang sunyi di bawah bayang-bayang bangunan tua. Di sana, kegelapan malam justru mempertegas wibawa bangunan kolonial yang seolah sedang beristirahat dari bisingnya dunia modern. Ada rasa aman yang aneh saat melewati kawasan itu, seolah tembok-tembok tua tersebut sedang menjaga tidur warga kota.

Kehidupan yang Belum Tidur

Namun, tidak semua sudut Cimahi tertidur. Di sekitaran Pusdik-pusdik, aroma nasi goreng dan kepul asap sate dari gerobak pinggir jalan masih setia menemani para pencari makan malam. Interaksi kecil antara pedagang dan pembeli di bawah temaram lampu bohlam kuning menjadi bukti bahwa kehangatan sosial kota ini tidak pernah benar-benar padam, bahkan saat suhu udara mulai turun menusuk tulang.

Malam di Cimahi adalah waktu bagi para pekerja sif malam untuk berangkat, dan bagi para orang tua untuk memastikan pintu rumah sudah terkunci rapat. Ini adalah waktu transisi, di mana mimpi-mimpi warga mulai dipintal di dalam rumah-rumah sederhana yang berhimpitan di gang-gang kota.

Refleksi Sebelum Rehat

Duduk sejenak di bangku taman kota yang sepi, saya menyadari bahwa kita butuh saat-saat tenang seperti ini. Di tengah ambisi kita yang meledak-ledak di siang hari, malam di Cimahi mengingatkan kita untuk pulang dan beristirahat. Kota ini mungkin terus bergerak maju, tapi ia selalu menyediakan ruang bagi warganya untuk sekadar menarik napas dalam diam.

Esok pagi, matahari akan kembali terbit, kemacetan akan kembali menyapa, dan kita akan kembali menjadi pejuang di jalanan. Namun untuk saat ini, biarlah Cimahi mendekap kita dalam sunyinya yang menenangkan.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *